La Tahzan, Innallaha Ma'ana

Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 20 Maret 2015



Mungkin anda dari kecil sudah biasa melakukan aktivitas pemanasan atau warming up sebelum berolahraga. Pada waktu sekolah dulu kita diajarkan untuk melakukan pemanasan dulu sebelum masuk ke pelajaran praktek olahraga di lapangan. Minimal kita disuruh lari-lari kecil keliling lapangan atau keliling di jalan-jalan luar sekitar sekolah. Ketika senam pagi bersama pun gerakan awal senam pasti pemanasan bagi yang datang tidak terlambat.

Mungkin ada bertanya-tanya kenapa pemanasan harus dilakukan? apa fungsi dan manfaat dari melakukan pemanasan sebelum aktivitas fisik berat seperti olahraga? Dan berbagai pertanyaan-pertanyaan lain yang mungkin belum terjawab hingga saat ini. Yang pasti pemanasan sangat penting untuk dilakukan sebelum olahraga. Daripada menyesal kemudian karena tidak memanaskan diri, maka lakukanlah pemanasan walaupun hanya sebentar saja.

A. Fungsi / Manfaat Pemanasan Sebelum Olahraga

Olahraga melibatkan pergerakan otot, sendi dan tulang dalam intensitas yang cukup besar. Dengan melakukan pemanasan olahraga maka darah yang kaya akan nutrisi dan oksigen akan mengalir ke otot sehingga siap untuk dipacu kerja lebih berat. Sedangkan kegunaan atau manfaat olahraga itu sendiri adalah untuk menguatkan otot, tulang, jantung, paru-paru dan memperlancar peredaran darah.

B. Jenis/Bentuk Pemanasan Yang Cepat dan Mudah

Pemanasan atau warming up bisa dilakukan tanpa bantuan alat apapun dan tanpa biaya, yaitu dengan jogging ringan, aerobik ringan, lari-lari kecil di tempat, dan lain-lain. Cukup sampai tubuh kita berkeringat, terasa panas dan merasa cukup pemanasannya kurang lebih 5 sampai 15 menit bisa dilanjutkan dengan peregangan otot atau streching selama beberapa menit agar otot lebih lentur digunakan nantinya.

C. Efek, Dampak, dan Akibat Tidak Melakukan Pemanasan Olahraga

Tanpa melakukan pemanasan yang cukup sebelum melakukan aktivitas olahraga yang dominan menggerakkan otot, sendi dan tulang dapat mengakibatkan cidera otot dan cedera sendi. Sudah barang tentu cedera tersebut akan sangat mengganggu aktivitas dan mungkin akan sangat menyakitkan sehingga perlu perawatan medis lebih lanjut. Cedera otot bisa berbentuk keseleo, salah urat, terkilir, kram otot, sakit otot, dan sebagainya.

D. Peregangan / Streching Yang Baik dan Benar

Setelah melakukan pemanasan yang membuat sedikit keluar keringat, maka dilanjutkan dengan peregangan otot atau strenching. Baik pemanasan maupun peregangan harus dilakukan dalam kapasitas yang ringan dan rendah jangan terlalu berlebihan. Jika dilakukan berlebih bisa memicu cedera sendi. Jangan sampai belum olahraga sudah merasa lelah atau capek berat. Jika sudah dilakukan dengan benar maka tubuh akan siap untuk melakukan kegiatan olahraga. Lalu berolahragalah dengan perasaan riang gembira tanpa paksaan dan lupakanlah semua masalah yang ada.

Tambahan :

Kenali diri anda sendiri dan pilih olahraga yang tepat untuk menghindari kematian mendadak saat olahraga. Jika anda termasuk yang fisiknya lemah dan jarang olahraga sebaiknya menghindari olahraga yang butuh kerja berat jantung seperti sepakbola, futsal, bola basket, tenis, bulutangkis, dan lain sebagainya. Contoh aktivitas olahraga yang ringan dan menyehatkan serta bisa dilakukan hampir semua orang adalah jalan cepat 30 menit beberapa kali seminggu. Selamat berolahraga, Salam olahraga!

walt-disney.jpg (403×300)

Impian Adalah Nyata
Jika kamu dapat memimpikannya, kamu dapat melakukannya.
If you can dream it, you can do it.
~Walt Disney

Mengejar mimpi
Semua mimpi kita bisa menjadi kenyataan, bila kita memiliki keinginan untuk mengejarnya.
All our dreams can come true, if we have the courage to pursue them.
~Walt Disney

Go action
Cara untuk memulai adalah dengan berhenti berbicara dan memulai melakukan sesuatu.
The way to get started is to quit talking and begin doing.
~Walt Disney

Impossible is fun
Mengerjakan sesuatu yang tidak mungkin itu menyenangkan.
It’s kind of fun to do the impossible.
~Walt Disney

Perbedaan Menang dan Kalah
Perbedaan antara menang dan kalah yang paling sering adalah…  Tidak berhenti.
The difference in winning and losing is most often .. not quitting.
~Walt Disney

Keluarga
Seseorang seharusnya tidak mengabaikan keluarganya demi bisnis.
A man should never neglect his family for business.
~Walt Disney

Be a Special
Bunga yang jarang mekar adalah bunga yang paling langka dan paling indah dari semua bunga yang ada.
The flower that blooms in adversity is the rarest and most beautiful of all.
~Walt Disney

Terus Bergerak Maju
Kita terus bergerak maju, membuka pintu-pintu baru, dan melakukan hal-hal yang baru, karena  penasaran dan keingintahuan kita terus membawa kita ke jalan yang baru.
We keep moving forward, opening new doors, and doing new things, because we’re curious and curiosity keeps leading us down new paths.
~Walt Disney




Rabu, 18 Maret 2015



Kita semua memiliki hal yang disesali, baik itu hal yang kita harap tak pernah dilakukan atau dilakukan secara berbeda. Seringkali, banyak orang berandai-andai apa yang mungkin terjadi jika mereka melakukan hal yang sebelumnya tak berani mereka lakukan. Apa yang bisa mereka dapatkan jika mereka melakukan suatu hal lebih baik dari yang sudah mereka kerjakan.

Yang ada pada akhirnya hanyalah penyesalan atas keputusan salah yang sudah diambil dalam hidup. Keputusan-keputusan ini bisa terlihat remeh saat ini, namun kemungkinan bisa menghancurkan kebahagiaan Anda di masa depan. Berikut adalah beberapa keputusan yang akan membuat Anda menyesal di masa depan, seperti dilansir oleh I Heart Intelligence.


1.     Membiarkan Orang Lain Menentukan Jalan Hidup

Hidup ini adalah milik Anda, dan Anda lah yang paling berhak menentukan ke mana jalannya akan menuju. Meski begitu, tak sedikit orang yang menyerahkan jalan hidup mereka ke tangan orang lain. Rasa tak percaya diri, ragu, dan ketakutan menyebabkan seseorang tak berani mengambil kendali atas hidup mereka. Memang, menentukan jalan hidup sendiri membutuhkan keberanian, terutama untuk menanggung dan menjalani risikonya. Namun jangan biarkan rasa takut akan risiko membuat Anda menyerahkan hidup pada orang lain.

Pepatah mengatakan bahwa jika kalian tak berusaha mewujudkan mimpi sendiri, maka kalian akan dipekerjakan orang untuk membangun impian mereka. Jangan pernah takut untuk melangkah sendiri dan mengambil jalan hidup yang sangat kalian inginkan. Membiarkan orang lain memegang kemudi dalam hidup yang kalian jalani adalah salah satu keputusan yang pasti akan kalian sesali nanti.

2.     Tak Mau Mengubah Kebiasaan Buruk

Semua orang punya kebiasaan buruk, dan pastinya semua ingin mengubahnya. Namun, hanya sedikit yang benar-benar bergerak dan berusaha menghilangkan kebiasaan buruk mereka. Salah satu kebiasaan buruk yang dimiliki oleh banyak orang adalah bermalas-malasan. Kebanyakan orang tak memiliki cukup kesungguhan dan rasa sabar untuk mengubah kebiasaan buruk hingga akhirnya mereka tetap melakukannya sampai tua. Ini adalah salah satu keputusan yang pasti akan Anda sesali.

Ketika Anda sudah tua dan melihat balik, kemungkinan Anda akan berpikir mengapa tak menghentikan kebiasaan buruk itu secara sungguh-sungguh ketika masih muda dan ketika masih ada waktu. Tentu saja menghentikan kebiasaan buruk bukan perkara mudah. Namun itu adalah hal yang harus dilakukan jika tak ingin menyesal di kemudian hari.


3.     Menyerah Saat Gagal

Kegagalan tak selalu buruk, dan kegagalan juga bukan berarti semuanya sudah berakhir. Kegagalan bisa menjadi batu loncatan, dan bahkan kesempatan untuk mempelajari hal baru, untuk tumbuh, dan mencoba lagi di lain waktu. Karena itu, ketika gagal jangan sekali-kali mengambil keputusan untuk menyerah. Karena nantinya, ini akan jadi keputusan yang pasti Anda sesali.

Orang yang sukses juga pernah gagal. Bahkan J.K Rowling yang novelnya meledak di pasaran juga pernah
puluhan kali ditolak oleh penerbit. Orang sukses adalah mereka yang tak pernah menyerah meski gagal.

4.     Tidak Menjadi Diri Sendiri

Sampai kapan Anda akan terus berpura-pura menjadi orang lain dan takut untuk menjadi diri sendiri? Takut untuk menunjukkan emosi, mengungkapkan keinginan, dan berdiri untuk membela diri sendiri? Salah satu keputusan yang disesali orang di masa depan mereka adalah mengapa mereka tak memiliki keberanian untuk menunjukkan diri mereka yang sebenarnya.

Ada banyak alasan. Bisa jadi karena mereka takut tak disukai dan dijauhi oleh teman-teman dan orang di sekitarnya. Takut mengecewakan orang lain, dan lain sebagainya. Namun Anda tak harus hidup dengan standar dan harapan dari orang lain. untuk menjadi diri sendiri Anda tak memerlukan persetujuan orang lain. Jangan terus memakai topeng dan beranilah untuk menunjukkan diri Anda jika tak ingin menyesal di masa depan.

5.     Menunggu dan Terus Menunggu

Ada pepatah yang mengatakan bahwa "Hal baik datang pada mereka yang menunggu." Namun, seberapa tepat kah pepatah tersebut? Banyak orang menunggu dan terus menunggu hanya karena mereka takut mengambil sikap sekarang juga. Banyak yang menunggu karena mereka belum memiliki keberanian untuk melangkah. Ini sama saja dengan menunda hal yang sebenarnya bisa segera Anda lakukan.

Jika Anda memiliki impian, usahakan saat ini juga. Keberhasilan memang membutuhkan waktu, namun bukan berarti Anda hanya menunggu. Anda juga harus berusaha selama menunggu. Jangan sampai waktu menunggu ini menjadi hal sia-sia yang akan Anda sesali di masa depan.

6.     Bertoleransi pada Hal Negatif

Secara tak sadar, hal-hal yang tak baik akan memberikan energi negatif pada hidup. Jangan biarkan hal-hal negatif masuk ke diri dan pikiran Anda. Energi negatif hanya akan menghilangkan kesenangan dan membuat Anda terus merasa lelah.

Pilih dengan benar pemikiran apa saja yang masuk dalam kepala Anda. Jangan biarkan energi negatif membuyarkan semangat Anda untuk meraih mimpi atau menjalani hidup dengan tenang dan bahagia. Hindari orang-orang dengan pikiran dan perilaku negatif sebelum Anda tertular. Jangan memberikan toleransi. Banyak orang tak menyadari bahwa kebahagiaan mereka terhisap oleh hal-hal negatif di sekitarnya. Ini adalah hal yang disesali karena sesungguhnya mereka bisa mengubahnya.

7.     Tidak Menjaga Kesehatan

Di era modern ini banyak orang yang hidup dengan kecepatan tinggi. Mereka lupa untuk berhenti sejenak dan memperhatikan diri sendiri, termasuk kesehatan. Banyak yang meremehkan kesehatan diri mereka, seolah mereka tak akan bisa sakit. Mereka tidak mengonsumsi makanan bernutrisi, tidak berolahraga, dan mengabaikan gejala-gejala tak baik pada tubuh.

Tidak menjaga kesehatan akan menjadi salah satu penyesalan terbesar dalam hidup seseorang ketika akhirnya mereka jatuh sakit dan tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Hingga akhirnya mereka menyadari bahwa kesehatan adalah anugerah terpenting yang mereka dapatkan secara cuma-cuma. Jadi sebelum menyesal di masa depan, coba jaga kesehatan Anda mulai saat ini. Terapkan pola makan bernutrisi, gaya hidup yang sehat, dan berolahraga untuk mencegah berbagai penyakit.

PENUTUP
Nah, Itulah beberapa penyesalan yang dimiliki banyak orang dalam hidup mereka. Anda masih punya waktu untuk memperbaikinya sekarang, sebelum menyesal nantinya.


Sabtu, 07 Maret 2015

Merdeka.com - Tatang Koswara salah satu sniper legendaris terbaik yang dimiliki Indonesia telah meninggal dunia. Peltu Tatang meninggal pada Selasa (3/3) malam, usai mengisi acara Hitam Putih Trans7 akibat serangan jantung. Dia meninggal pada usia 68 tahun.

Kepergiannya yang mendadak begitu menyisakan kesedihan bagi keluarga dan juga negeri ini.
Semasa jadi prajurit Tatang merupakan seorang sniper handal. Kemampuan menembaknya pun disejajarkan dengan penembak hebat dunia.

Dari pengakuan dunia tersebut membuat kita ingin kembali mengingat akan kehebatan pria kelahiran 12 Desember 1946 itu. Berikut 5 kehebatan Tatang Koswara sniper nomor wahid di Indonesia, yang dirangkum merdeka.com:


1.       Tatang keluarkan peluru pakai gunting kuku

Merdeka.com - Sekitar 1975, Tatang saat itu masih berpangkat Sersan. Dia mendapat tugas buat bertempur di Timor Timur (kini Republik Demokratik Timor Leste). Perintahnya: menghabisi komandan lawan.

Sebagai penembak runduk, Tatang juga bertugas mengumpulkan informasi intelijen. Pada suatu ketika dia pernah apes lantaran tertembak saat sedang mengintai musuh.

"Saya seorang diri mengintai posisi musuh pukul 10.00 malam. Saat itu, saya mengamati posisi musuh dengan teropong malam untuk memberikan informasi pada pasukan yang akan menyerang keesokan harinya," kata Tatang seperti dikutip dari sebuah acara televisi swasta kemarin.

Tatang lantas menyusup ke daerah lawan. Di sebuah lokasi dia menemukan markas musuh. Dia mendekat dan berhenti pada jarak sekitar 300 meter. Saat itu dia melihat ada seorang komandan sayap militer Partai Fretilin, Falintil, menjadi targetnya. Tidak perlu menunggu, Tatang langsung membidik. Tetapi dia tidak langsung menembak.

"Saya sudah bidik dia dari malam. Tapi sniper itu beda dengan pasukan biasa. Harus sabar, harus cermat dan hati-hati," ujar Tatang.

Pukul 05.00 WIB, dia melihat targetnya bergerak sedikit menjauh dari induk pasukan. Dia berpikir hal itu kesempatan terbaik buat menghabisi musuh. Tatang menarik picu senapan. Sebutir peluru melesak dan mengenai sasaran. Sang komandan roboh.

Namun rupanya di lokasi ada sejumlah pasukan Fretilin melihat peristiwa itu. Mereka langsung mengarahkan senapan memberondong lokasi Tatang bersembunyi. Saat itulah Tatang tertembak.

"Saya tidak tertembak langsung. Peluru itu memantul kena kayu dan mengenai kaki saya. Awalnya tidak sakit, tapi terus mengeluarkan darah," lanjut Tatang.

Jika luka Tatang akibat tembakan terus mengeluarkan darah, maka bakal meninggalkan jejak. Hal ini sangat berisiko bagi penembak runduk karena harus meloloskan diri lokasi tanpa bisa dilacak. Alhasil dengan peralatan seadanya, Tatang melakukan operasi darurat dengan menggunakan gunting kuku. Dikoreknya luka itu dan diambilnya serpihan peluru. Semua dilakukan di tengah desingan peluru dan tanpa obat bius.

"Saya pakai gunting kuku," jawab Tatang.


2.       Tembak burung terbang pun sniper Tatang Koswara tak meleset

Merdeka.com - Kemampuan menembak TNI (Purn) Peltu Tatang Koswara memang tidak diragukan lagi. Semasa hidup, dia dedikasikan untuk menembak. Kisah hebat tentang almarhum diceritakan Yana (40) salah satu keluarganya.

Dia sejak kecil sering diajak Tatang yang masuk dalam jajaran elit penembak dunia tersebut melihat caranya menembak.

"Dulukan pernah tinggal di daerah PPI Katamso sana (komplek TNI AD), saya pernah diajak cari burung," kata Yana di rumah duka Jalan Sayuran Kavling Lumba-lumba, Dayeuh Kolot Bandung, Rabu (4/3).

Senapan angin yang ditenteng Tatang memperlihatkan memegang senjata yang benar. Nah, satu burung saat itu terbang di langit-langit. "Pistolnya diarahkan ke langit. Padahal si burung lagi terbang cepat. Dor! Kena itu burung. Padahal burungnya lagi terbang cepat," ungkapnya.

Yana sangat membanggakan sosok pria kelahiran Medan tersebut. Kepribadiannya yang keras tapi baik dalam membimbing. "Huhh. Tegas sekali, galak bahkan, saya dulu kalau sekolah enggak makan pasti dimarahin. Tapi di balik itu beliau baik orangnya," jelasnya.

Indonesia harus bangga memiliki Tatang Koswara ini. Kemampuan menembak Tatang, tentu tidak kalah hebat dari Christopher Scott Kyle dari Amerika yang dikenal sangat mematikan itu.


3.       Sniper urutan 14 di antara penembak dunia

Merdeka.com - Tatang Koswara dicatat sebagai penembak runduk terbaik nomor 14 di dunia. Kemampuannya itu pernah dibuktikan saat operasi militer di Timor-Timur. Prajurit dan perwira gerakan pengacau keamanan tewas tertembus peluru dari senjata miliknya Winchester 70.

Berkat kemampuannya itu, nama Tatang kemudian bertengger bersama sniper elite dari negara adidaya. Berikut urutan posisi Tatang Koswara di antara sniper dunia lain berdasarkan data yang dihimpun sniper history:

1. Simo Hayha (Finlandia) dalam operasi militer Perang Dunia II, korban 500 lebih.
2. Nikolay Yakovlevich (Rusia) dalam operasi militer Perang Dunia II, korban 496.
3. Ilyin Vasili Zaitsev (Rusia) dalam operasi militer Perang Dunia II. korban 400.
4. Matthias Hetzenauer (Jerman) dalam operasi militer Perang Dunia II. korban 345.
5. Sepp Allerberger (Jerman) dalam operasi militer Perang Dunia II, korban 257.
6. Billy Sing (Australia) dalam operasi militer Perang Dunia I, korban 150.
7. Adelbert Waldron III (Amerika Serikat) dalam operasi militer Perang Vietnam, korban 109.
8. Charles B. Mawhinney (Amerika Serikat) dalam operasi militer Perang Vietnam, korban 103.
9. Neville Methven (Afrika Selatan) dalam operasi militer Perang Dunia I, korban 100.
10. Carlos Hathcock (Amerika Serikat) dalam operasi militer Perang Vietnam, korban 93.
11. Helmut Wirnsberger (Jerman) dalam operasi militer Perang Dunia II, korban 64.
12. Joseph T. Ward (Amerika)dalam operasi militer Perang Vietnam, korban 63.
13. Philip G. Moran (Amerika)dalam operasi militer Perang Vietnam, korban 53.
14. Tatang Koswara (Indonesia) dalam operasi militer di Timor-Timur, korban 41.
15. Tom Ferran (Amerika) dalam operasi militer Perang Vietnam, korban 41.
16. William Lucas (Amerika) dalam operasi militer Perang Vietnam, korban 38.


4.       Pernah tewaskan puluhan musuh

Merdeka.com - Almarhum Tatang Koswara menceritakan kisahnya saat bertugas dalam konflik di Timor Timur (kini Republik Demokratik Timor Leste) sekitar 1975. Waktu itu dia masih berpangkat sersan, selepas menjalani pendidikan bersama Pasukan Khusus Angkatan Darat Amerika Serikat atau dikenal dengan nama Green Berets.

Tatang ditugaskan di bawah Satuan Tugas Khusus memburu para pentolan Partai Fretilin dan sayap militernya, Falintil. Sebagai penembak runduk juga menjalankan tugas pengintaian dan mengumpulkan informasi buat kebutuhan intelijen. Tatang sering masuk jauh ke daerah lawan buat memburu musuh seorang diri. Kadang dia menyusup dengan berjalan kaki, kadang diantar helikopter.

Dalam satu misi, dia membawa 50 peluru. 49 Pelor dihabiskan buat menewaskan musuh, termasuk duel dengan sniper lawan. Tetapi Tatang patuh pada doktrin, yakni sengaja menyimpan sebutir peluru.

"Sesuai apa yang diajarkan, peluru terakhir itu digunakan untuk diri saya sendiri. Daripada saya jatuh ke tangan musuh, lebih baik menembak diri sendiri," kata Tatang seperti dikutip dari sebuah acara televisi swasta kemarin.

Bila keadaan terdesak, penembak runduk memang diajarkan menembak diri sendiri daripada tertangkap musuh dan disiksa buat menggali informasi. Setiap sniper juga diwajibkan menghancurkan senjata miliknya dan memecahkan teleskop bidik bila sudah terkepung.

"Senjata itu sangat akurat. Tak boleh sampai jatuh ke tangan musuh, harus dihancurkan," ujar Tatang.

Namun peluru terakhir itu tak pernah digunakan Tatang. Dia terus berdinas di TNI AD hingga pensiun.


5.       The Riflemans Rifle, senjata sniper legendaris Tatang Koswara

Merdeka.com - Sniper legendaris Indonesia Peltu Tatang Koswara meninggal dunia pada usia 68 tahun. Dia mengembuskan napas terakhir selepas mengisi acara di stasiun televisi swasta akibat serangan jantung.

Tatang tercatat sebagai penembak runduk terbaik peringkat 13 dunia. Kemampuannya menembak jarak jauh ini pernah dipraktikkan dalam operasi militer di Timor -Timur. Lewat bidikan senapannya tak terhitung prajurit lawan roboh bersimbah darah.

Keahlian menimang senapan runduk Tatang diperoleh lewat latihan keras. Kemampuan itu masih sempat dipamerkan di usia senjanya. Tatang memperlihatkan bidikan mautnya dengan menembak mati burung yang sedang terbang di langit mempergunakan senapan angin.

Sebenarnya senjata jenis apa yang ditenteng Tatang Koswara selama bertugas?

Peltu Tatang Koswara ternyata memakai senjata Winchester 70 seberat 8 kilogram. Senapan ini diproduksi tahun 1936 di New Haven, Connecticut, Amerika Serikat. Winchester 70 merupakan senapan dengan sistem bolt action yaitu memakai kokang dioperasikan secara manual.

Kehebatan Winchester 70 dikenal sejak tahun 1966 ketika meletus perang Vietnam. Kala itu, pasukan marinir Amerika menggunakannya untuk melawan kehebatan sniper Vietkong. Bahkan, saat itu militer Amerika membuka sekolah khusus sniper dan mengganti sniper M1C Garrand dan Springfiels yang biasa dipakainya dengan senapan Winchester 70 atau berjuluk The Rifleman's Rifle.


http://jancok.com/uploads/posts/t/l-1050.jpgBANDUNG, KOMPAS.com — Sniper terbaik dunia asal Indonesia, Tatang Koswara (68), tutup usia, Selasa (3/3/2015). Kabar duka itu disampaikan Deddy Corbuzier, pemandu acara program Hitam Putih di Trans 7, dalam akun Twitter miliknya,@corbuzier.

"Innalillahi wainna ilaihi rojiun Bapak Tatang Koswara memejamkan mata untuk yang terakhir kalinya. #hitamputihberduka."

Tatang, Selasa malam ini, mengisi acara live Hitam Putih di Trans 7. Setelah menceritakan semua perjuangannya dalam membela Tanah Air, Tatang pingsan. Tatang sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi tidak tertolong.

"Beliau meninggal setelah menceritakan semua perjuangannya pada kita di Hitam Putih hari ini #hitamputihberduka," tulis Deddy.

Berita dukacita ini dibenarkan oleh petugas operator RS Medistra, Lukman, kepada Kompas.com.

"Iya benar, Tatang telah meninggal," ujar Lukman.

Tweet Deddy mengundang simpati pengguna Twitter lainnya. Pemilik akun @samad_30ucnsm, The Lunatic Fringe, mengatakan, "The legend has gone." Ucapan duka juga disampaikan pemilik akun @gaulcoolnandy, M Nandy Pramudya, yang menulis, "RIP world best sniper."

Bahkan, Cheptya, pemilik akun @chey_R1, berkomentar tentang kondisi Tatang saat acara live di Trans 7.

"Sempat jadi bahasan keluarga atas kondisi bpk tatang saat diwawancarai. Nafas yang terpatah saat berbicara."