Oleh : H.Y.S. Santosa Giriwijoyo
Lilis
Kmariyah
Olahraga Menyehatkan! Inilah ungkapan masyarakat.
Artinya masyarakat meyakini benar manfaat olahraga bagi kesehatan. Bagaimana
cara melakukan olahraga untuk kesehatan, dan berapa berat olahraga harus
dilakukan agar orang menjadi lebih sehat. Dengan pengelolaan yang tepat, maka
pengaruh olahraga bagi pemeliharaan dan pengembangan kesehatan jasmani, rohani
dan sosial para pelakunya tidak pernah diragukan.
Perlu diketahui bahwa pada awal abad
21, usia harapan hidup diperkirakan mencapai 70 tahun. Hal itu akan
meningkatkan jumlah orang usia lanjut, yang diperkirakan pada tahun 20005 akan
mencapai 19 juta orang atau 8,5% dari penduduk.
Gerak adalah ciri kehidupan. Tiada hidup tanpa gerak dan apa guna
hidup bila tak mampu bergerak. Memelihara gerak adalah mempertahankan hidup,
meningkatkan kemampuan gerak adalah meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu,
“Bergeraklah untuk lebih hidup, jangan hanya bergerak karena masih hidup.”
Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana
untuk memelihara gerak (yang berarti mempertahankan hidup) dan meningkatkan
kemampuan gerak (yang berarti meningkatkan kualitas hidup). Seperti halnya
makan, gerak (olahraga) merupakan kebutuhan hidup yang sifatnya terus menerus;
artinya olahraga sebagai alat untuk memelihara dan membina kesehatan, tidak
dapat ditinggalkan. Olahraga merupaka alat untuk merangsang perkembangan
fungsional jasmani, rohani dan sosial. Struktur anatomis-antropometris dan
fungsi biologisnya, stabilitas emosional dan kecerdasan intelektualnya, maupun
kemampuannya bersosialisasi dengan lingkungannya nyata lebih unggul, khusunya
pada generasi muda yang aktif mengikuti kegiatan olahraga dari pada yang tidak
aktif mengikutinya. Beberapa penulis artikel olahraga juga meyakini bahwa hal
demikian juga berlaku bagi para dewasa dan lanjut usia (lansia) yang aktif
olahraga.
- Apakah Olahraga Bermudarat
Maha suci Allah yang telah menciptakan serba bepasangan segala sesuatu
yang digelar-tumbuhkan di muka bumi, baik yang berupa tumbuhan-tumbuhan, diri
mereka sendiri maupun apa-apa yang mereka tidak tahu (Q.S. Yasin:36)
Ayat diatas adalah jawaban bagi pertanyaan yang menjadi sub judul
tersebut, dan perkataan olahraga dapat diganti dengan bermacam kata benda lain
misalnya: Apakah pesawat terbang, mobil, bus, kapal, dan sebagainya; berbahaya?
Tetapi apakah karena adanya aspek mudarat dari benda-benda tersebut , lalu
benda-benda tersebut dilarang digunakan oleh manusia? Sama sekali tidak! Mengapa
? Karena mereka memahami dan meyakini akan manfaatnya olahraga. Ini merupakan
penjelasan dari hukum allah yang telah menciptakan alam beserta isi dan segala
permasalahannya secara serba berpasangan! Artinya apapun halnya selalu ada
manfaat dan mudaratnya. Kematian mendadak bahkan pernah terjadi pada orang yang
sedang shalat, orang yang sedang membaca koran, yang sedang tidur dan
sebagainya. Kejadian diatas menunjukan kematian bisa terjadi dimana dan kapan
saja. Kalaupun itu terjadi saat shalat maka tentu tidak dapat dikatakan bahwa
orang itu mati karena shalat.
Sumber Referensi : Buku
Ilmu Kesehatan Olahraga (Perpusatakan UNY)